<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: IP sebagai Platform Komunikasi</title>
	<atom:link href="http://irfansetiaputra.com/2007/07/06/ip-sebagai-platform-komunikasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://irfansetiaputra.com/2007/07/06/ip-sebagai-platform-komunikasi/</link>
	<description>toward human networking</description>
	<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 04:07:24 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
		<item>
		<title>By: fran</title>
		<link>http://irfansetiaputra.com/2007/07/06/ip-sebagai-platform-komunikasi/#comment-226</link>
		<dc:creator>fran</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Dec 2007 14:06:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://irfansetiaputra.com/2007/07/06/de-finibus-bonorum-et-malorum/#comment-226</guid>
		<description>Lihat ulasan diatas, sptnya untuk Telekomunikasi skrg dan yang akan datang emang UUI ya pak, 'Ujung-ujungnya IP'.

Dari Teknologi seluler sendiri kedepannya juga bakal mengarah ke 'All IP Network'. 'IP Multi Media Subsystem (IMS)' adalah salah satu jawabannya. IMS ini nantinya bakal digunakan operator2 seluler sebagai standarisasi untuk memberikan aplikasi2 internet dan multimedia ke pelanngannya. Kedepannya IMS juga akan mendobrak batasan2 jaringan cellular, telepon konvensional, jaringan internet,..  Semua jaringan itu akan terintergrasi dengan menggunakan jaringan yang berbasis IP dan dapat digunakan untuk menjalankan aplikasi yang dapat diakses dari semua jaringan tersebut.

Sampai tahun ini saya belum liat IMS ini booming di indonesia, atau mungkin pak irfan punya info yang lebih update, mkn bisa dishare..

salam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Lihat ulasan diatas, sptnya untuk Telekomunikasi skrg dan yang akan datang emang UUI ya pak, &#8216;Ujung-ujungnya IP&#8217;.</p>
<p>Dari Teknologi seluler sendiri kedepannya juga bakal mengarah ke &#8216;All IP Network&#8217;. &#8216;IP Multi Media Subsystem (IMS)&#8217; adalah salah satu jawabannya. IMS ini nantinya bakal digunakan operator2 seluler sebagai standarisasi untuk memberikan aplikasi2 internet dan multimedia ke pelanngannya. Kedepannya IMS juga akan mendobrak batasan2 jaringan cellular, telepon konvensional, jaringan internet,..  Semua jaringan itu akan terintergrasi dengan menggunakan jaringan yang berbasis IP dan dapat digunakan untuk menjalankan aplikasi yang dapat diakses dari semua jaringan tersebut.</p>
<p>Sampai tahun ini saya belum liat IMS ini booming di indonesia, atau mungkin pak irfan punya info yang lebih update, mkn bisa dishare..</p>
<p>salam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Irfan Setiaputra</title>
		<link>http://irfansetiaputra.com/2007/07/06/ip-sebagai-platform-komunikasi/#comment-184</link>
		<dc:creator>Irfan Setiaputra</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Nov 2007 06:46:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://irfansetiaputra.com/2007/07/06/de-finibus-bonorum-et-malorum/#comment-184</guid>
		<description>Anthony,
Bisa saja suatu saat kita tidak punya ketergantungan terhadap merek tertentu. Dan bukankah itu yang selalu diinginkan setiap pengguna?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Anthony,<br />
Bisa saja suatu saat kita tidak punya ketergantungan terhadap merek tertentu. Dan bukankah itu yang selalu diinginkan setiap pengguna?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Affan</title>
		<link>http://irfansetiaputra.com/2007/07/06/ip-sebagai-platform-komunikasi/#comment-173</link>
		<dc:creator>Affan</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Oct 2007 04:38:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://irfansetiaputra.com/2007/07/06/de-finibus-bonorum-et-malorum/#comment-173</guid>
		<description>Dalam pengalaman kita di Indonesia, me-run IP network itu relatif mudah, dibandingkan dengan mengurusi urusan listrik dan grounding di Indonesia yang acakadut. Investasi network yang sudah lumayan mahal harus didukung dengan investasi proteksi listrik dan grounding, belum lagi maintenance nya, kalau nggak gitu ya siap-siap aja kecewa :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam pengalaman kita di Indonesia, me-run IP network itu relatif mudah, dibandingkan dengan mengurusi urusan listrik dan grounding di Indonesia yang acakadut. Investasi network yang sudah lumayan mahal harus didukung dengan investasi proteksi listrik dan grounding, belum lagi maintenance nya, kalau nggak gitu ya siap-siap aja kecewa :D</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Anthony Fajri</title>
		<link>http://irfansetiaputra.com/2007/07/06/ip-sebagai-platform-komunikasi/#comment-156</link>
		<dc:creator>Anthony Fajri</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Oct 2007 12:50:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://irfansetiaputra.com/2007/07/06/de-finibus-bonorum-et-malorum/#comment-156</guid>
		<description>Hi Pak Irfan, salam kenal :)

Saya setuju banget kalo suatu saat akan ada "anywhere, anytime, any device". 

Anywhere, berarti perlu dipikirkan apa media yang cocok. Penerapa Anywhere di tiap negara barangkali berbeda-beda. Anywhere di Singapore mungkin tidak sama dengan anywhere di Indonesia (atau bahkan Jakarta). Bahkan Anywhere di Jakarta mungkin juga tidak sama dengan ANywhere di Bandung. 
Contohnya, di sebuah kota, anywhere bisa menggunakan jaringan telekomunikasi 3G (misal: 3G XL, 3G Telkomsel, dll), di kota lain jaringan wireless bisa mencakup seluruh kota (misal: wirelss@sg, denger2 jogja juga punya konsep sejenis).

Anytime. Asalkan anywhere sudah jalan, anytime bisa mengikuti. 

Any device. Kalo udah ngomongin device, berarti udah ngomongin produk, yang mana semakin banyak kepentingan bisnis yang bermain di dalamnya. Namun, melihat dari konsep teknologi untuk any device, rasanya open teknologi akan lebih berkembang daripada proprietary teknologi (misal: OSPF vs EIGRP). Jadi suatu saat, bisa jadi telepon  meja IP-Phone di meja kantor saya tidak pake produknya cisco buat layer applikasi-nya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hi Pak Irfan, salam kenal :)</p>
<p>Saya setuju banget kalo suatu saat akan ada &#8220;anywhere, anytime, any device&#8221;. </p>
<p>Anywhere, berarti perlu dipikirkan apa media yang cocok. Penerapa Anywhere di tiap negara barangkali berbeda-beda. Anywhere di Singapore mungkin tidak sama dengan anywhere di Indonesia (atau bahkan Jakarta). Bahkan Anywhere di Jakarta mungkin juga tidak sama dengan ANywhere di Bandung.<br />
Contohnya, di sebuah kota, anywhere bisa menggunakan jaringan telekomunikasi 3G (misal: 3G XL, 3G Telkomsel, dll), di kota lain jaringan wireless bisa mencakup seluruh kota (misal: wirelss@sg, denger2 jogja juga punya konsep sejenis).</p>
<p>Anytime. Asalkan anywhere sudah jalan, anytime bisa mengikuti. </p>
<p>Any device. Kalo udah ngomongin device, berarti udah ngomongin produk, yang mana semakin banyak kepentingan bisnis yang bermain di dalamnya. Namun, melihat dari konsep teknologi untuk any device, rasanya open teknologi akan lebih berkembang daripada proprietary teknologi (misal: OSPF vs EIGRP). Jadi suatu saat, bisa jadi telepon  meja IP-Phone di meja kantor saya tidak pake produknya cisco buat layer applikasi-nya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Irfan Setiaputra</title>
		<link>http://irfansetiaputra.com/2007/07/06/ip-sebagai-platform-komunikasi/#comment-102</link>
		<dc:creator>Irfan Setiaputra</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Sep 2007 12:41:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://irfansetiaputra.com/2007/07/06/de-finibus-bonorum-et-malorum/#comment-102</guid>
		<description>nanti saya bicara2 deh sama Himawan...supaya juga sering copy darat</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nanti saya bicara2 deh sama Himawan&#8230;supaya juga sering copy darat</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Farel</title>
		<link>http://irfansetiaputra.com/2007/07/06/ip-sebagai-platform-komunikasi/#comment-97</link>
		<dc:creator>Farel</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Sep 2007 05:26:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://irfansetiaputra.com/2007/07/06/de-finibus-bonorum-et-malorum/#comment-97</guid>
		<description>Oooo sering ya pak ? Di publish dimana yah ?

Terakhir dateng waktu Bincen mengadakan NNC 

(National Networking Competition) di hotel apa 

yah, kalo ga salah di daerah Senayan. Atau apa ada 

mailing-list yang bisa saya ikuti yang berisi 

info2 terbaru tentang networking dan jadwal 

seminar2 Cisco? Kalo dari orang Cisconya kan lebih 

valid hehehehehe...

Iya, om Him kan masuk Cisco Asia Pacific, sebagai 

Advanced Service Team kan pak ?? Nah, itu malah

lebih mudah persuade beliau untuk hadir sebagai

keynote speaker karena sesama Cisco collague 

hehehe.. Dia itu down to earth banget, dulu waktu 

masih dual CCIE dan saya mau tes CCNA (like heaven 

and earth ya pak) tanya2 gimana sejarahnya dia 

dulu, cara sampe jadi dual CCIE, dijawab lho pak 

email saya, dengan keterbatasan waktu dia. Hebat 

tu orang..Formatnya ya bahas tema gede dulu, bapak

yang nentuin (Unified Communication, NGN, atau 

malah membahas arti semboyan Cisco "Welcome to 

Human Networks"), selesai dari situ ada sesi tanya

jawab atau sesi santai lebih tepatnya, dia cerita2

tentang pengalaman2nya, gimana caranya masuk 

Cisco, apa rasanya punya email @cisco.com 

hehehehe..., keunggulan jadi CCIE daripada jadi 

JNCIE atau HCIE, untung rugi memilih spesialisasi

(security, service provider, dll), cara menghandle

proyek raksasa kerumitan-kerumitan apa yang 

dihadapi, gimana rasanya dulu dihormati sama 

client2 nya tapi masuk di Cisco duduk di kantor di 

sebelah orang dengan 4 CCIE dan JNCIE hahahaha...

Di fasilitasilah pak, dulu sebenarnya kumpul2 gini

ide om Him, sekarang yang ada CCIE kumpul2 sendiri

padahal kan orang2 newbie kayak saya juga pengen

menggali ilmu dengan para jagoan itu..

Tapi ini cuma saran pak..

Terus ngeblog ya pak...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Oooo sering ya pak ? Di publish dimana yah ?</p>
<p>Terakhir dateng waktu Bincen mengadakan NNC </p>
<p>(National Networking Competition) di hotel apa </p>
<p>yah, kalo ga salah di daerah Senayan. Atau apa ada </p>
<p>mailing-list yang bisa saya ikuti yang berisi </p>
<p>info2 terbaru tentang networking dan jadwal </p>
<p>seminar2 Cisco? Kalo dari orang Cisconya kan lebih </p>
<p>valid hehehehehe&#8230;</p>
<p>Iya, om Him kan masuk Cisco Asia Pacific, sebagai </p>
<p>Advanced Service Team kan pak ?? Nah, itu malah</p>
<p>lebih mudah persuade beliau untuk hadir sebagai</p>
<p>keynote speaker karena sesama Cisco collague </p>
<p>hehehe.. Dia itu down to earth banget, dulu waktu </p>
<p>masih dual CCIE dan saya mau tes CCNA (like heaven </p>
<p>and earth ya pak) tanya2 gimana sejarahnya dia </p>
<p>dulu, cara sampe jadi dual CCIE, dijawab lho pak </p>
<p>email saya, dengan keterbatasan waktu dia. Hebat </p>
<p>tu orang..Formatnya ya bahas tema gede dulu, bapak</p>
<p>yang nentuin (Unified Communication, NGN, atau </p>
<p>malah membahas arti semboyan Cisco &#8220;Welcome to </p>
<p>Human Networks&#8221;), selesai dari situ ada sesi tanya</p>
<p>jawab atau sesi santai lebih tepatnya, dia cerita2</p>
<p>tentang pengalaman2nya, gimana caranya masuk </p>
<p>Cisco, apa rasanya punya email @cisco.com </p>
<p>hehehehe&#8230;, keunggulan jadi CCIE daripada jadi </p>
<p>JNCIE atau HCIE, untung rugi memilih spesialisasi</p>
<p>(security, service provider, dll), cara menghandle</p>
<p>proyek raksasa kerumitan-kerumitan apa yang </p>
<p>dihadapi, gimana rasanya dulu dihormati sama </p>
<p>client2 nya tapi masuk di Cisco duduk di kantor di </p>
<p>sebelah orang dengan 4 CCIE dan JNCIE hahahaha&#8230;</p>
<p>Di fasilitasilah pak, dulu sebenarnya kumpul2 gini</p>
<p>ide om Him, sekarang yang ada CCIE kumpul2 sendiri</p>
<p>padahal kan orang2 newbie kayak saya juga pengen</p>
<p>menggali ilmu dengan para jagoan itu..</p>
<p>Tapi ini cuma saran pak..</p>
<p>Terus ngeblog ya pak&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Irfan Setiaputra</title>
		<link>http://irfansetiaputra.com/2007/07/06/ip-sebagai-platform-komunikasi/#comment-95</link>
		<dc:creator>Irfan Setiaputra</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Sep 2007 03:28:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://irfansetiaputra.com/2007/07/06/de-finibus-bonorum-et-malorum/#comment-95</guid>
		<description>Farel,
Wah soal seminar sering tuh kita ngadaiinnya. Hampir boleh dibilang setiap bulan ada tuh. 
Soal Himawan dan mungkin juga ahli lainnya, ada saran bisa share apa dan dengan model/format seperti apa ? 
BTW, ada tau kan HImawan sudah member di Cisco ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Farel,<br />
Wah soal seminar sering tuh kita ngadaiinnya. Hampir boleh dibilang setiap bulan ada tuh.<br />
Soal Himawan dan mungkin juga ahli lainnya, ada saran bisa share apa dan dengan model/format seperti apa ?<br />
BTW, ada tau kan HImawan sudah member di Cisco ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Farel</title>
		<link>http://irfansetiaputra.com/2007/07/06/ip-sebagai-platform-komunikasi/#comment-89</link>
		<dc:creator>Farel</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Sep 2007 13:24:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://irfansetiaputra.com/2007/07/06/de-finibus-bonorum-et-malorum/#comment-89</guid>
		<description>Sinkron dengan kebutuhan IPv6 ya pak ?

Lama-lama semua barang2 jadi pintar dan bisa 

diberikan ip (kulkas pintar Samsung dah dibuat 

prototypenya), kalau menggantungkan pada ipv4 

lama2 depleted lah.

Pak Cisco Indonesia jarang mengadakan seminar

yah ? Adakan dong pak sekali2, undang pakar2 

jaringan macam Himawan Nugroho, first Indonesian

triple CCIE, selain bagi2 ilmu dan pengalaman, kan

juga bisa memacu motivasi untuk terus bergiat di

bidang networking pak.

Terus ngeblog ya pak..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sinkron dengan kebutuhan IPv6 ya pak ?</p>
<p>Lama-lama semua barang2 jadi pintar dan bisa </p>
<p>diberikan ip (kulkas pintar Samsung dah dibuat </p>
<p>prototypenya), kalau menggantungkan pada ipv4 </p>
<p>lama2 depleted lah.</p>
<p>Pak Cisco Indonesia jarang mengadakan seminar</p>
<p>yah ? Adakan dong pak sekali2, undang pakar2 </p>
<p>jaringan macam Himawan Nugroho, first Indonesian</p>
<p>triple CCIE, selain bagi2 ilmu dan pengalaman, kan</p>
<p>juga bisa memacu motivasi untuk terus bergiat di</p>
<p>bidang networking pak.</p>
<p>Terus ngeblog ya pak..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Irfan Setiaputra</title>
		<link>http://irfansetiaputra.com/2007/07/06/ip-sebagai-platform-komunikasi/#comment-44</link>
		<dc:creator>Irfan Setiaputra</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Sep 2007 16:24:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://irfansetiaputra.com/2007/07/06/de-finibus-bonorum-et-malorum/#comment-44</guid>
		<description>Afit,
Soal gaptek sih rasanya gampang2 susah. Edukasi adalah satu2nya cara untuk memperkecil kesenjangan gaptek. Tapi rasanya soal bahwa Indonesia masih gaptek nggak juga tuh. Di kota2 besar terutama temen2 yang muda2 cukup ok.
Soal tempat2 terpencil, itu susah2 gampang....:-)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Afit,<br />
Soal gaptek sih rasanya gampang2 susah. Edukasi adalah satu2nya cara untuk memperkecil kesenjangan gaptek. Tapi rasanya soal bahwa Indonesia masih gaptek nggak juga tuh. Di kota2 besar terutama temen2 yang muda2 cukup ok.<br />
Soal tempat2 terpencil, itu susah2 gampang&#8230;.:-)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: afit</title>
		<link>http://irfansetiaputra.com/2007/07/06/ip-sebagai-platform-komunikasi/#comment-32</link>
		<dc:creator>afit</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Sep 2007 01:40:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://irfansetiaputra.com/2007/07/06/de-finibus-bonorum-et-malorum/#comment-32</guid>
		<description>teknologi yang anda bahas memang sangat menarik dan hi-tech, tapi bagaimana mengimplementasikannya di negara yang masih "gaptek" dan masih banyak tempat-tempat terpencil seperti di negara Indonesia? bagaimana menurut anda</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>teknologi yang anda bahas memang sangat menarik dan hi-tech, tapi bagaimana mengimplementasikannya di negara yang masih &#8220;gaptek&#8221; dan masih banyak tempat-tempat terpencil seperti di negara Indonesia? bagaimana menurut anda</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
