Irfan Setiaputra

toward human networking

Produktif dengan Teknologi Mobile

Sekarang ini memang tidak ada lagi alasan untuk tidak sempat mengecek e-mail, memantau berita terkini atau menyimak blog, hanya karena kita tidak sedang di kantor.

Terimakasih buat teknologi mobile yang memang makin canggih, kita tetap produktif walaupun sedang berada di lapangan ataupun sedang melakukan perjalanan ke luar kota , bahkan ke luar negeri.

Setiap kali sehabis meeting dengan para mitra di luar kantor, saya selalu mengakses Internet di perangkat genggam saya. Saya bisa memanfaatkan jaringan GPRS, 3G, bahkan HSDPA yang ada, atau jika lagi ada hot-spot, semua informasi terbaru langsung terhidang di depan mata.

Jadi begitu balik lagi ke kantor, saya tidak perlu repot-repot balas e-mail lagi, karena semuanya sudah saya rampungkan ketika saya berada di luar kantor.

Infrastruktur TI di Indonesia sudah memadai dan bermacam-macam pilihannya, beragam dan kayanya perangkat-perangkat mobile yang ada di pasaran, membuat kita di Indonesia tetap bisa produktif di mana pun dan kapan pun.

By Irfan Setiaputra on September 4th, 2007 |

There are 32 comments for “Produktif dengan Teknologi Mobile”. Add yours

  1. Andri Setiawan

    wah sayangnya devicenya itu pak :)
    gak ada duit, soalnya dah terlanjur beli PDA tahun lalu yang belum ada 3Gnya :(

    September 5th, 2007 at 10:51 am

  2. siLvia

    pak bantuin saya cr topik bt Tugas Akhir saya dung .. kebetulan saya kul IT d Usakti dgn konsen Sistem dan Jaringan Komputer .. skrg saya duh ambil TA tp topik aja blm tau
    =( hikzz ..
    tolong bantu yah pak, tp kalu bs jgn yg ada topik2 programna soalna saya kurang kalu dlm hal programming ..
    thx b-4 pak ..

    September 6th, 2007 at 9:39 am

  3. Irfan Setiaputra

    hahahaha….
    Sayang juga…tapi kalau ada rezeki mudah2an bisa dapat yg ada 3Gnya… Salam

    September 6th, 2007 at 10:23 am

  4. Bunga

    Iya pak bener banget dengan tehnologi canggih semacam 3G, GPRS, HSDPA, memang segalanya bisa lebih mudah. Masalah sebagaian besar orang adalah tehnologi ini terlalu berat diongkos.untuk dapat mengakses GPRS sih sebagaian sudah punya sumberdaya tapi kalau 3G waduh, perangkatnya agak mahal nih. Kalau pemeritah hapus pajak barang2 elektronik mungkin harganya bisa lebih dijangkau masyarakat.

    September 6th, 2007 at 1:26 pm

  5. indra kh

    Perkembangan teknologi jaringan komunikasi kian hari memang kian memudahkan. Semoga saja diiringi juga dengan harga perangkat maupun koneksi yang lebih membumi, agar penetrasi ilmu pengetahuan lewat sarana teknologi dapat menjangkau sebanyak mungkin lapisan masyarakat.

    September 6th, 2007 at 3:06 pm

  6. Irfan Setiaputra

    Silvia,
    ada udah sempet ikut CNAP ? ada ketertarikan tertentu di bidang networking ?

    September 6th, 2007 at 3:23 pm

  7. Irfan Setiaputra

    Soal harga…rasanya tunggu tanggal mainnya. Kalau anda termasuk kelompok orang-orang yang ingin selalu jadi yang pertama, tentu saja harga mahal. Teknologi itu kalau sudah sampai titik critical mass, pasti jadi turun.
    Kalau mau lebih murah anda kerja saja di perusahaan yang menyediakan device untuk peningkatan produktifitas seperti handphone dengan fasilitas tersebut.
    Sebagian besar kita di Cisco diberikan device seperti itu, dengan harapan produktifitas kita sebagai pegawai meningkat, dimana akses internet tidak lagi perlu dibatasi ruang dan waktu.

    September 6th, 2007 at 3:26 pm

  8. adinoto

    Welcome aboard Pak Irfan, semoga sumbangsih tulisan anda dapat membantu buat kemajuan masyarakat Indonesia pada khususnya.

    Again, greeting from bloggers.

    September 6th, 2007 at 3:26 pm

  9. Jay

    Alasannya untuk tidak; hanya satu, biaya aksesnya yang masih mahal, bahkan hanya untuk sekadar konsep “present” atau “hadir” atau “online” saja, apalagi jika berkaitan dengan mengunggah dan mengunduh email.

    September 6th, 2007 at 3:27 pm

  10. Jay

    Kalau mau lebih murah anda kerja saja di perusahaan yang menyediakan device untuk peningkatan produktifitas seperti handphone dengan fasilitas tersebut.

    Ada lowongan enggak?
    Saya kompeten bekerja di korporasi jaringan.
    Sekarang lagi menganggur.

    September 6th, 2007 at 3:30 pm

  11. The Sandalian

    Betul sekali Pak, teknologi mobile sangat membantu. Meskipun hape saya cuma bisa membuka wapsite-nya Yahoo, tapi sudah cukup asyik bisa ngecek email di mana saja selama ada jaringan GPRS.

    Salam kenal Pak.

    September 6th, 2007 at 4:02 pm

  12. ndoro kakung

    waaa … blog ini boleh untuk ajang cari lowongan juga ya? :D

    September 6th, 2007 at 4:09 pm

  13. Irfan Setiaputra

    soal biaya sebagai pengguna memang bikin pusing pak. Tapi saya percaya koq pelan2 turun juga dan affordable juga. Buktinya First Media bisa murah tuh…saya yakin yang lain akan kebakaran jenggot juga dan ikut turun harganya.
    Soal cari kerjaan boleh-boleh aja. Kan itu gunanya punya teman dan komunitas. Kita di Cisco terus menerus tambah karyawan. 5 tahun lalu cuma 20 orang sekarang 70 orang, semuanya tergantung pertumbuhan bisnis.
    Selain di Cisco, kemaren kita bersama 7 partner kita cari 80 network engineer…kita roadshow di Bandung dan Jakarta…
    So…japri aja.

    September 6th, 2007 at 4:40 pm

  14. afit

    dari cisco berencana membuat device dengan teknologi tinggi tapi dengan harga yang low? :D

    September 7th, 2007 at 8:45 am

  15. Irfan Setiaputra

    Afit,
    Untuk sisi consumer, kita punya product dengan brand Linksys. Sampai hari ini saya belum mengetahui rencana detail apakah kita akan masuk ke daerah device seperti itu. Tapi kalau anda ikuti kita sedang bekerjasama dengan Apple untuk mengembangkan iPhone yang bisa berkoloborasi dengan Unified Communication kita.

    September 7th, 2007 at 11:17 pm

  16. Kukuh TW

    This article is being submited on RepublikBlog.com,
    check ranking this article on http://republikblog.com/comments.php?id=58

    September 9th, 2007 at 2:38 pm

  17. Merry Magdalena

    Kalau saya masih mengandalkan warnet..hihihi. Tapi lumayan juga sebab kantor saya sudah tidak terlalu pusing dengan absensi. Tidak harus ke kantor, asal pekerjaan beres dan dikirim by email, ngga masalah. Pak Irfan, nyumbang tulisan dunk buat http://www.netsains.com. Salam..

    September 10th, 2007 at 10:57 am

  18. Irfan Setiaputra

    Merry,
    Wartawan ya… :-) Kan sekarang sudah ad speedy dan first media…enakan dari rumah aja, dan nggak perlu ke warnet lagi…
    Kukuh, Terima kasih

    September 11th, 2007 at 3:25 pm

  19. Tigabelas.com

    Benar sekali pak, tapi hal itu kalau ditunjang dengan harga internet yang murah, mungkin akan lebih banyak lagi yang memanfaatkan teknologi tersebut, terus terang saya juga terbentur di hal tersebut :D

    btw Kapan neh.. cisco keluarin HP ? :) seperti Apple dengan iPhone nya (apa namanya masih jadi perdebatan antara cisco dan apple pak ? (tapi jangan sampai bisa di unlocked ya pak hahaha..http://tukangkomputer.wordpress.com)

    Salam
    http://www.tigabelas.com

    September 12th, 2007 at 8:42 am

  20. cck

    Ayo dong Aya, jangan malu2 u/ mencalonkan jadi ketua IA ITB, profile udh mantap, right now or never

    September 12th, 2007 at 9:17 am

  21. anisa

    Lama-lama warnet banyak yang tutup kali,ya?Kasian yang punya usaha warnet….harus mikirin usaha yang lain lagi.

    September 12th, 2007 at 3:09 pm

  22. Unggul

    Iya bener, saya juga meski gak mampu pasang internet PC di rumah, saya paksakan selalu update informasi lewat GPRS via Opera Mini. Sekarang sedang melamar jadi operator warnet biar bisa akses gratis. Doakan diterima ya Pak…

    September 13th, 2007 at 1:43 am

  23. Farel

    Lah kalo pakai warnet dimana fungsi mobilenya pak?

    Hehehehhe…. Kendala utamanya sih, mahalnya biaya

    pemasangan 3G di Indonesia, belum balik modal, mau

    dihajar Wimax, ya misuh-misuh operator, padahal

    kalo bisa pasang 1 alat bisa 15 km coverage

    areanya, malah di Belgia ada yang bisa sampai 300

    km, apalagi ada kecurigaan adanya kesepakatan satu

    tarif antar operator, kecuali E**A (alhasil

    interkoneksi dengan operator lain dipersulit

    hehehehheehe…) Harusnya Cisco bergerak dong pak,

    bikin promosi kayak N***A, produsen handphone

    nomor 1 di Indonesia, mereka bikin 1500 hotspot

    gratis di seluruh Jakarta, hanya dengan membeli

    N-Series (waduh kesebut juga ^_^), tapi susah juga

    ya pak, masa musti beli router Cisco, terus

    buktiinnya gimana ? Masa ditenteng-tenteng router?

    Tapi ini cuma saran lho pak..

    Terus nge-blog ya pak… ^_^

    September 14th, 2007 at 4:36 pm

  24. maw

    Infrastruktur IT di Indonesia secara terbatas memang sudah tersedia untuk mobile worker. Saya katakan terbatas karena coveragenya terbatas dan dari sisi harga baik perangkat penerima maupun biaya aksesnya masih tinggi (kecuali di hotspot gratis) sehingga hanya kalangan terbatas seperti Bos Irfan juga yang bisa menikmati.

    September 14th, 2007 at 5:14 pm

  25. Irfan Setiaputra

    Tigabelas,
    Hingga saat ini belum ada rencana tuh untuk rpduksi HP. Keributan dengna Apple soal iPhone udah beres. Apple boleh mengunakan nama iPhone dengan beberapa perjanjian yang disepakati.
    Cck, soal IA ITB kita pikir2 dulu deh. Khan udah banyak calonnya.
    Anisa, rasanya warnet masih diperlukan…terutama untuk teman-teman yang mungkin belum punya kesempatan akses di rumah masing-masing.

    September 17th, 2007 at 4:08 am

  26. Antony Pranata

    Kalo boleh tahu… mobile device pak Irfan apa? Nokia, Sony Ericsson, Palm, HTC, Blackberry, …?

    September 17th, 2007 at 12:15 pm

  27. Irfan Setiaputra

    Nokia dan Palm…..cuman kayaknya sebentar lagi palmnya mesti dipensiunkan….

    September 22nd, 2007 at 11:24 am

  28. Andy OrangeMood

    Hehehe… Saya sendiri malah mulai membatasi diri untuk tidak terlalu “akrab” dengan teknologi, terkadang laptop ini saja pengin saya lempar… *terkadang penat sekali rasanya, sayangnya tidak bisa.

    Sempat ngerasain pake teknologi mobile, akhirnya saya ganti juga dengan yang hanya bisa call & sms karena kadang membuat lupa diri untuk relaks.

    Dan sempat membaca juga bahwa di luar negeri ada hotel yang melarang menggunakan teknology selama dilingkungan hotel, bahkan ada alat penge-drop sinyal, dan larangan untuk black berry, karena para eksekutif yang kesana harus diwajibkan benar2 berlibur dan relaks. :) *sumber business week bulan2 lalu.

    btw salam kenal, saya sempat lihat anda di tv Q bersama pak Hermawan Kertajaya membahas Cisco kalau tidak salah. Keep posting, thanks.

    >>>
    “Andy OrangeMood is Online Advertising Consultant & Motivational Blogger”

    September 24th, 2007 at 10:59 pm

  29. Irfan Setiaputra

    Kalau berlebihan memang mulai jadi merepotkan….tapi bukankah yg berlebihan di mana2 juga jadi malah merepotkan ?
    Di beberapa kantor saya juga mengamati fenomena yg sama…orang mulai menghidari teknologi. tapi anda pasti setuju dengna saya ….bahwa teknologi mobile ini pasti banyak membantu produktifitas.

    October 1st, 2007 at 1:58 pm

  30. Affan

    Mestinya dalam dua tahun kedepan, teknologi mobile sudah akan cukup terjangkau. Toh sekarang Nokia E61 second hand pun bisa dijual dalam bilangan 2 juta lebih sedikit. Paket-paket 3G/HSDPA dari provider lama kelamaan mulai terjangkau. Harga modem PCMCIA/USB lama-kelamaan makin murah.

    BTW, Pengalaman saya menggunakan teknologi mobile utk memudahkan pekerjaan saya sebagai admin saya tulis di http://affanzbasalamah.wordpress.com/2007/07/25/nokia-e61-untuk-network-administrator/

    October 28th, 2007 at 11:34 am

  31. Irfan Setiaputra

    Affan,
    Sorry baru bisa posting lagi… terima kasih atas informatinya. Saya sebentar lagi juga akan menggunakan E61i…..handphone pembagian….:-)

    November 5th, 2007 at 1:43 pm

  32. Chandra

    emmm..mungkin untuk mobile businessman seperti Anda, yaa kemudahan teknologi ini sangat membantu dan memudahkan..
    ya hal ini kan selain karna memang butuh,ya anda sudah mampu mengakses layanan tersebut..
    tp klo saya..hehe
    blm mampu,,ya saya masi kuliah tingkat 2 di STMB Telkom..
    pernah denger STMB Telkom,mas Irfan?
    mgkn sya hanya sebatas menikmati fasilitas hotspot dengan notebook di kampus..alhamdulillah sudah teredia hotspot dikampus..
    menurut mas Irfan,layanan mobile seperti apa aja seh yg kira2 affordable buat mahasiswa??

    oia,salam kenal mas Irfan!

    January 2nd, 2008 at 7:36 pm

Post a comment

Comment RSS 2.0Trackback URI.

Legal Disclaimer
Some of the individuals posting to this site, including the moderators, work for Cisco Systems. Opinions expressed here and in any corresponding comments are the personal opinions of the original authors, not of Cisco. The content is provided for informational purposes only and is not meant to be an endorsement or representation by Cisco or any other party. This site is available to the public. No information you consider confidential should be posted to this site. By posting you agree to be solely responsible for the content of all information you contribute, link to, or otherwise upload to the Website and release Cisco from any liability related to your use of the Website. You also grant to Cisco a worldwide, perpetual, irrevocable, royalty-free and fully-paid, transferable (including rights to sublicense) right to exercise all copyright, publicity, and moral rights with respect to any original content you provide. The comments are moderated. Comments will appear as soon as they are approved by the moderator.

© 1992-2007 Cisco Systems, Inc. All rights reserved.