TI Berikan Jalan
Tanpa hujan pun, Jakarta bisa kebanjiran. Kemarin, 26 November, lalu lintas di jalan tol Prof Sedyatmo ruas Pluit - Bandara Soekarno Hatta Cengkareng terputus karena terendam genangan air laut pasang. Akibatnya penumpang pesawat yang hendak pulang tidak bisa melaju ke arah pusat kota, dan calon penumpang pesawat tertunda keberangkatannya bahkan batal karena terjebak kemacetan.
Yang terjadi kemarin adalah kegagalan transportasi. Sedangkan kegiatan harus tetap berjalan. Dan kalau kejadian seperti ini yang sering kali berulang menghalangi warganya untuk beraktivitas, apa kemudian kata dunia? Apakah kita ingin dikenal sebagai bangsa yang tidak belajar dari pengalaman?
Melakukan aktivitas, termasuk bekerja, kini tidak lagi tergantung kepada lokasi atau yang disebut workplace. Mobilitas telah merubah paradigma akan bagaimana dan di mana orang bekerja. Daripada berpikir menyediakan komputer, telepon atau bahkan PDA untuk bekerja, lebih baik berpikir bagaimana memiliki workspace yang mendukung unified communications antara data, suara dan video.
Workspace ini otomatis akan berubah disesuaikan dengan keberadaan kita. Desktop bisa digunakan di siang hari di lokasi tetap, kemudian saat melakukan perjalanan maka perangkat genggam menggantikannya. Pada intinya, kolaborasi seperti memungkinkan produktivitas terus berjalan. Dengan demikian, ada perubahan mengenai konsep bekerja, yang tadinya hanya terbatas di tempat kerja dan komputer, sekarang konsep bekerja dapat diterapkan di mana saja. Dengan perubahan paradigma seperti ini, kualitas jaringan serta akses nya akan berperan penting untuk kelancaran komunikasi.
Sementara kepastian transportasi menurun, teknologi informasi memberikan jalan.
By Irfan Setiaputra on November 28th, 2007 |

There are 8 comments for “TI Berikan Jalan”. Add yours
edo
hehehhe….
setubuh banget bang irfan. IT make us can do a lot of things wherever we are, whatever condition happened :)
tapi kok ya saya tetep lebih nyaman kerja pake laptop daripada PDA yah? hihihi…
PDA buat saya masih termanfaatkan selain fungsi telepon biasa, masih sebatas untuk reminder, meeting organizer, task reminder, online messanger, and mail checking
November 28th, 2007 at 12:16 pm
fisto
jakarta kebanjiran, TI jadi jalan layangnya… :p
November 28th, 2007 at 12:53 pm
adis
Untung di ambon gak ada banjir…jalan lancar…walaupun TI nya yang gak lancar…:D
December 2nd, 2007 at 12:11 pm
adis
eits gambarku gak muncul…maaf pak irfan nyepam nih hehehe…
December 2nd, 2007 at 12:14 pm
kopi pait
gmn kalo ibukota pindah sementara ibukotalama dibangun ulang ssai TI?
December 4th, 2007 at 10:12 am
Farel
to kopi pait, udah ada bos, sok diliat aja Aceh
nanti di masa depan, semua infrastrukturnya yahud,
termasuk IT-nya (WiMax aja dites disana)… ^_^
jadi dibalik bencana Aceh bakal muncul yang
infrastruktur nya benar2 dibangun dari 0 dan
terencana dengan baik.. Cisco sudah nyumbang belum
pak ke Aceh ?? ^_^
December 19th, 2007 at 5:02 pm
Irfan Setiaputra
Aceh memang menarik tuh untuk kita liat perkembangannya…biar Jakarta jadi agak malu…
December 20th, 2007 at 4:49 pm
adit
TI berikan jalan ?
hmm itu teorinya
prakteknya ?, terus terang saja biaya koneksi internet di indo masih mahal, bekerja anytime, anywhere belum bisa sepenuhnya dilakukan pekerja2 yang punya penghasilan pas2an… kayak saya he he
btw, salam kenal bang Irfan ^_^ …
January 4th, 2008 at 3:19 pm